ANGKASA N0.8 MEI 2001 TAHUN XI  

 

 

 

 

SIAPA-SIAPA  

Kapten Lek. Ir. Arwin DW/Foto: Angkasa/DN Yusuf

TNI AU boleh bangga dengan munculnya perwira berprestasi yang berhasil menyabet juara satu lomba karya ilmiah selingkungan TNI tahun 2001. Dia adalah Kapten Lek. Ir. Arwin D.W. Sumari yang memenangkan lomba itu bulan Maret lalu dari 12 orang finalis. Apalagi ia satu-satunya wakil dari TNI AU yang lolos, selebihnya delapan orang dari TNI AD dan tiga dari TNI AL dengan strata pendidikan S1 dan S2.

Karya ilmiahnya berjudul "Sistem Temu Kembali Informasi 'Cerdas' untuk Troubleshooting Pesawat Tempur" diuraikan Arwin sebagai sebuah sistem aplikasi pemograman bahasa komputer Turbo C++ 3.0 yang digunakan untuk membantu memecahkan permasalahan yang ditemukan pada pesawat tempur, khususnya yang dimiliki TNI AU. "Dengan sistem ini kita tinggal memasukkan data trouble, maka komputer akan menawarkan solusinya. Lebih efektif daripada sistem manual," ujarnya. Penemuannya, baik dari segi ide maupun perwujudan, disebut sebagai ide baru dan cemerlang. Tidak salah juga bila para dewan juri sempat menyarankan kepadanya untuk mematenkan hak ciptanya.

Arwin, suami Daly Indira, SE (31) dan ayah bagi Rafarda Ajeng Septiardhya (3,5) ini adalah lulusan terbaik dari jurusan elektronika AAU dengan IP (indeks prestasi) 4. Kelahiran 21 Mei 1969 ini juga peraih bintang Adhi Makayasa sebagai Lulusan AAU Terbaik tahun 1991 yang diwisuda Presiden di Istana Negara. Ketika kemudian ia mendapat beasiswa dari TNI AU untuk meraih gelar S1 di Jurusan Elektronika ITB tahun 1993, ia pun berhasil menyelesaikannya dengan predikat cum laude (1996) dengan IP Sarjana 3,6. Sejak itu namanya tercatat dalam Himpunan Ahli Intelegensia Artifisial Indonesia. KSAU pun memberi piagam penghargaan perwira berprestasi.

Dengan bekal kepintarannya pula, ia ditugaskan ke Inggris dan Amerika Serikat. Dia sebagai Ketua Inflan Team Simulator F-16A di Thompson Training and Simulation Ltd, juga memperdalam database simulator jet tempur canggih bernilai puluhan milyar rupiah.

Kecintaannya pada bidang elektronika, akan terus ia tekuni. Tapi meski terkesan kutu buku, ia juga pemain band. "Sejak di SMA dan di AAU, saya main bass," kata Kepala Urusan Operasi Fasilitas Latihan Wing 3, Lanud Iswahjudi, Madiun ini. (ron)




Laporan Utama | Buku | Bandara | Cakrawala | Ekonomi | Kokpit | Kolom | Kisah Nyata | Liputan Khusus | Lobi | Lukisan Dirgantara | Militer | Notam | Origami | Ordirga | Opini | Profil | Pesawat Sipil | Penerbangan Sipil | Pesawat Model | Peristiwa | Siapa-siapa | Seabad Kedirgantaraan | Teknologi | Wawancara |


Copyright 1998 Majalah Angkasa. All rights reserved
Designed by
Kompas Cyber Media